adsmob1

Pengertian Qada dan Qadar. Modul Pembelajaran .( PAI.9 / Bab.10 / Smter.2 / SMP/ KTSP)

contoh : Cover depan

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
NAMA SISWA    :
KELAS                :

MODUL PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
 (KTSP)
KODE MODUL :
PAI/9/ Bab.10/2/2015

         
Tema         :  Pengertian Beriman pada Qada dan Qadar
Kelas         :  IX ( sembilan ) Semester 2
Waktu       :  4 JTM
LOGO SEKOLAH 














Disusun oleh
Nana Suryana.S.Ag.,M.si
NIP. 19670820 200701 1 009



DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA
KABUPATEN KUNINGAN
Tahun Ajaran 2015
-----------------------------------------------------------------------------
contoh : Lenbaran Pengesahan
MODUL PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
(KTSP)
KODE MODEL :
PAI/9/ Bab.10/2/2015


Tema     :   Pengertian Beriman pada Qada dan Qadar
Kelas    :   IX ( sembilan ) Semester 2
Waktu   :   4 JTM
           
Disusun oleh
Nana Suryana.S.Ag.,M.si
NIP. 19670820 200701 1 009



Mengesahkan :
Kepala SMPN.2 Garawangi

Dedi Parisa Heriandi. M.Pd
NIP: 19620308198403 1005

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA
KABUPATEN KUNINGAN
Tahun Ajaran 2015

-------------------------------------------------------------------------------------------------
 Bahan Ajar Bab.10 Pengertia Iman Kepada Qada dan Qadar (PAI/SMP/KTSP)

A.    PENGERTIAN BERIMAN KEPADA QADA DAN QADAR
Untuk memahami pengertian iman kepada qada dan qadar dapat dilihat dari definisi di bawah ini .
Definisi Iman ;  Mempercayai dan meyakini serta menerima lalu Melaksanakannya.
Qada adalah sebagai ketetapan/ Aturan Alah SWT. atas makhluk-Nya sejak jaman azali (zaman  sebelum penciptaan alam semesta).
Sedangkan Definisi Qodar/ taqdir  adalah diartikan sebagai rencana perwujudan (implementasi) atas salah satu ketetapan Allah bagi makhluk-Nya. Artinya, apa-apa yang telah ditetapkan dalam qada Allah, dapat diwujudkan atau tidak melalui qadar atau takdir-Nya.
Sehingga Qada dan qadar merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, satu sama lainnya. Sebab yang satu ibarat suatu rencana, sedangkan yang lainnya merupakan implementasi (perwujudan) dari rencana tersebut.
Untuk mengetahui pengertian dari berimana kepada qada dan qadar dapat disimpulkan berdasar  definisi di atas adalah :
Mempercayai dan meyakini serta menerima atau melaksanakannya terhadap ketetapan/ketentuan /aturan Alah SWT. atas makhluk-Nya sejak jaman azali dan ketentuan Allah tersebut yang di implementasikan dalam bentuk Taqdir/qadar.
 B.      Gambaran Untuk memahami Arti Qada:
 Fahami Q.S. An-Nisa (4) ayat : 93
 ومن يقتل مؤمنا متعمدا فجزآؤه جهنم خالدا فيها وغضب الله عليه ولعنه وأعد له عذابا عظيما
Artinya : Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin(orang beriman) dengan sengaja (tidak dalam hukuman), maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan adzab yang besar baginya.
 Firman Allah dalam Q.S.Ar-Ra’d (13) ayat 39
  يمحو الله ما يشاء ويثبت وعنده أم الكتاب
Artnya: “Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (Lohmahfuz).
 Firman Allah dalam Q.S.Al-Baqarah (2) ayat  20
إن الله على كل شيء قدير
 Artinya : “ Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu”.
 Firman Allah dalam Q.S.Al-furqon (  25 ) ayat  2
الذي له ملك السماوات والأرض ولم يتخذ ولدا ولم يكن له شريك في الملك وخلق كل شيء فقدره تقديرا
Artinya : “Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran ukurannya dengan serapi-rapinya” (QS. Al-Furqan : 2)
 Firman Allah  dalam QS. Al-Hadid (57) ayat : 22)
ما أصاب من مصيبة في الأرض ولا في أنفسكم إلا في كتاب من قبل أن نبرأها إن ذلك على الله يسير
Artinya : “setiap bencana  yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. Al-Hadid : 22)
Ayat di atas menerangkan dari  qada/ ketetapan/aturan . Dalam ayat di atas bahwa membunuh orang beriman dengan sengaja dan bukan atas nama hukuman maka pelakunya di tetapkan sebagai penghuni neraka.( ketapan seperti itu adalah qada.).
 C.                 Gambaran untuk memahami Arti Qadar.
Fahami Q.S Al-Baqarah (2) ayat :124 Allah berfirman :
 وإذ ابتلى إبراهيم ربه بكلمات فأتمهن قال إني جاعلك للناس إماما         
 Artinya. : Dan (ingatlah), ketika Ibrahim di uji Tuhannya dengan beberapa kalimat lalu ia melaksanakannya dengan sempurna Dia Allah berfirman ,’ sesungguhnya Aku jadikan engkau memjadi pemimpin bagi seluruh manusia……..”.
Ketetapan allah sebagai Qada yakni di jadikannya Ibrahim sebagai pemimpin bagi seluruh manusia yang sudah di catat dari azali. Sedangkan qadarnya yakni terjadinya kepemimpinan Ibrahim diperoleh melalui Ujian/usaha/ikhtiar dari nabi Ibrahin itu sendiri.
Sehingga Qada dan qadar merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, satu sama lainnya. Sebab yang satu ibarat suatu rencana, sedangkan yang lainnya merupakan implementasi (perwujudan) dari rencana tersebut.
 D.                Pembagian Taqdir/Qadar
 Qadar /taqdir terbagi kepada dua bentuk, yaitu : 
1. Qadar Mubram

Qadar mubram  ialah rencana implementasi atas salah satu ketetapan Allah SWT. bagi makhluk-Nya yang sudah tidak bisa diubah lagi. Ketetapan itu pasti terjadi, dan tidak ada yang mampu mengubah-Nya, berfirman : dalam QS. An-Nisa (4) : ayat 78.
أينما تكونوا يدرككم الموت ولو كنتم في بروج مشيدة                       
Artinya: “Di mana saja kamu berada, kematian akan menjemputmu, Kendatipun kamu di dalambenteng yang Tinggi lagi kokoh.” (QS. An-Nisa : 78). 
Contoh lain taqdir /qadar mubram misalnya kematian.terbentuknya jenis janin laki-laki dan perempuan.
2. Qadar Mu’alaq 
Qadar mu’alaq ialah rencana ketetapan Allah SWT. atas makhluk-Nya, yang mungkin diwujudkan atau mungkin juga tidak, bergantung kepada paktor adanya usaha atau tidak dari makhluk yang bersangkutan. telah ditegaskan dalam firmanNya Q.S.al-baqarah (2) ayat 286.
لا يكلف الله نفسا إلا وسعها لها ما كسبت وعليها ما اكتسبت            
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (QS. Al-Baqarah : 286)  

Di terangkan dalam Q.S. Ar_Ra’d (13) ayat 11
إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Contoh lain dari taqdir Mu’alaq/ qadar mu’alaq yakni : seseorang yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. dalam hidupnya akan menjadi orang yang kaya raya. Akan tetapi orang itu tidak rajin bekerja dan berusaha, hidupnya malas, selalu berpangku tangan dan menunggu belas kasihan orang, maka selama hidupnya selalu miskin dan jauh dari limpahan harta karena ia tidak mau bekerja.
Uji Kompetensi :
Ulangan KD. Bab. 10.
I. Berilah tanda x pada jawaban yang benar pada lembaran Jawaban  yang di sediakan.
1.

2.
3.
4.
5.












Nilai Guru PAI
Paraf orang tua











Dari kekurangan materi kami ini merupakan kesempurnaan anda.dan
kesempurnaan ada di tangan saudara, melalui Inovasinya.
semoga bermanfaat......aminnnnn ya... Rab

Komentar

Zoosk - Online Dating

Posts populer

Isi Kandungan dan pesan dari Surat Al-Hujurat[ 49 ] : ayat 12

Berbusana Muslim dan Muslimah Bab. 2 Materi Pelajaran PAI SMA.Sederajat kelas X semester.1 ( Kurtilas )

Hukum Islam [ Materi Pelajaran PAI. Bab 5/SMA/ Kls.10 /Semester. 1/ Kurtilas]

Kunci Jawaban Latihan Soal Pilihan Ganda Materi Zakat Fitrah dan Zakat Mal